CHANNEL INDEPENDEN POST - MEWARTAKAN TANPA SEKAT - CHANNEL INDEPENDEN POST “ MEWARTAKAN TANPA SEKAT.” PRINTING MONEY DI NKRI

PRINTING MONEY DI NKRI

- [Pic Dollar Money] - 


https://www.channelindependenpost.eu.org. Ketika banyak yang menyatakan mengapa tidak printing money pada saat ini, maka pemegang tampuk tertinggi urusan uang, tidak goyang akan prinsipnya, printing money menimbulkan inflasi.

Lalu juniornya, mantan meteri keuangan orang yang saya kagumi menyatakan dukungan kepada MMT.

Saya dalam hati mengatakan, dari sejak sebelum pemilihan menteri belum oktober tahun 2019, saya membuat video tentang Jokowi got Talent, untuk menjaring menteri, dan saya menjagokan pak Chatib Basri ini. karena tahu apa yang akan terjadi 2020 kedepan walau tanpa corona pasti berantakan ekonominya.

Dimana saya 3 tahun lalu konstan mengatakan, seorang yang model “jago bertahan” defender tidak cocok untuk menghadapai ECONOMIC AT WAR. Bahkan mengerti juga tidak tentang ekonomi dalam keadaan perang. Perang itu punya rumus, “the best defence is GOOD OFFENCE!!!”

Pak Chatib Basri, masih muda, pembelajar, berpengalaman dan up to date degan ilmu ekonomi kekinian, juga MMT sebagai garda terdepan NEW ECONOMIC MODELS, bisa dia pegang.

Ada baiknya saya ulangi lagi. Walau sudah puluhan kali saya mengatakannya tentang geopolitik dunia.

Sejak Trump di lantik jadi presiden maka “china menjadi common enemy” amerika. Dimana selama 8 tahun partai demokrat berkuasa jamannya obama, china adalah mitra utama amerika, dan perusahaan amerika di china meningkat dengan banyaknya jabatan orang seperti Joe biden, hillary, menjadi komisaris perusahan perusahaan amerika di cina tersebut.

Catatan, nanti kalau Joe biden MENANG melawan Trump november 2020, bisa balik lagi dengan china hubungannya amerika membaik.

Beda kalau demokrat menunjuk Sanders tanding lawan Trump, sanders bukan berperang lawan china atau bekerja sama dengan china, tidak keduanya. Sanders punya PERANGNYA SENDIRI melawan “climate change”.

Jadi sejak 2017 ketika Trump menjabat januari, kurang dari 6 bulan setelah itu amerika melakukan tarik dollar, dolar GO HOME dimana tujuan jelas,kendali dolar dan mulai tekan cina.

Kembali ke tanah air. Dimana sistem keuangan yang biasa mengikuti YANG PUNYA KEKUATAN. Maka sulit indonesia bisa berdaulat jika otak cara melihat safety valve atau KATUP PENGAMAN dari perekonomian adalah DOLAR atau hutang (dolar juga).

Mau membangun perlu dolar, mau cetak rupiah perlu dolar, begitu tidak dapat dolar dari fed atau world bank, pakai instrument invetment banking swasta juga cari dolar, buat global bond dengan tujuan ambil dolar

Ini SULIT INDONESIA keluar dan berjaya, kalau cara berfikirnya begini. Quantitative easing kalau dengan MMT tak perlu dolar, pak Chatib Basri tahu sekali. Sayang dia hanya sebagai pengamat atau penasehat, kasih dia jabatan, manuver nya pasti lincah.

Pelajaran dasar tentang MMT akan saya urai perlahan

Kita harus jelaskan tentang “inflasi” sebagai mantra kaum keynesian. Maka jawaban kita KAUM POST KEYNESIAN :
Inflasi tidak akan ada kalau neracanya balance, karena INFLASI HANYA ADA KALAU MISS MATCH. Miss match antara barang dengan uang beredar. Jadi selama ada inflasi, kita pertanyakan ‘cara kelola keuangan negaranya”, pasti ada missmatch.

Karena itu MMT bukan asal gelontor model bisnis akal akalan stimulus ekonomi penangulanan corona, tidak sesederhana itu. Harus di baca dulu, dimana missmatch nya selama menjabat 6 tahun nih ?

Catatan keras : Jurus keluar kan uang masa krisis, beda dengan jurus keluar kan uang masa “normal”, apa lagi jurus keluar kan uang masa perang.

Ekonomi kanker stadium 1 dan 2 COCOK dengan printing money berbasis proyek, yaitu ENGINE INDUTRY masih jalan sampai 60%. kalau sudah seperti sekarang ekonominya sudah kanker stadium 3, mesin industri sudah turun hingga sisa 30%. untuk printing money nya HARUS di tambah “berbasis SWF”, berbasis STOCK cadangan deposit negara dan manufatur/INDUSTRI INDEPENDEN, tidak bisa lagi berbasis proyek.

Apa itu industri independen? Industri yang tdk ada bahan importnya. Modal semua dalam bentuk rupiah dan barang dalam negeri. Inilah industri yang harus di bangun dulu, di keluarkan pakai printing money berbasis SWF. Di pilah pilah indusrtynya. Sekali lagi diingatkan, harus SEKTOR PRODUKSI INDEPENDEN.

Tidak boleh sektor trading, atau perdagangan. Apa lagi sektor jasa ala ala les online gratisan di youtube di bayar triliunan. Wah itu tidak terampunkan!!!

Mengapa tidak boleh unsur unsur tersebu teruatam perdagangan? Faktor perdagangan itu untungnya terbatas, naiknya terbatas, faktor produksi bisa 10- 30 kali naiknya dan untungnya. Ini baru efisien pendanaan printing money nya.

Jadi, masih terima asing aseng, ampun dan bisa mengelolanya. Kapan percaya sama kekuatan bangsa sendiri. Ini bantuan dalam negeri sudah gigi 5 siap.

#mardiguwowiek
[MDS]

Previous Post Next Post