CIP. Makassar- Nasib apes seorang warga Jalan Borong Raya Makassar, Daeng Nampa.
Daeng Nampa kini masih mendekam di sel jeruji Polsek Manggala meski sebenarnya ia adalah korban dari peristiwa pencurian pasir yang dilakoni oleh Bonto yang tak lain adalah tetangganya sendiri.
Awal kejadian di naas yang menimpa Nampa bermula saat ia terbakar emosi lantaran pasirnya kerap dicuri oleh Bonto.
Dan Bonto pun mendorong Nampa hingga terjatuh, tak terima diperlakukan seperti itu Nampa berdiri dan memukul Bonto. Rabu 14/10/2020.
Habis mendapatkan pukulan dari Nampa. Bonto langsung melakukan visum ke puskesmas setempat, setelah itu melapor ke Kantor Polsek Manggala.
Kanit Reskrim Polsek Manggala. Iptu Syamsuddin saat dikonfirmasi oleh media enggan memberikan komentar secara ringkas lagi ada kegiatan ucapnya.
"Saat dikonfirmasi Kapolsek Manggala Kompol Saiful mengungkapkan pelaku pencurian hilang, dan korban masih dilakukan penahanan dan menunggu hasil kesepakatan keluarga kerena keduanya masih ada hubungan keluarga" ucap Saiful
"Ungkapan Direktur PUKAT Farid Mamma, sangat tidak adil pihak kepolisian dimana Nampa pemilik pasir ditahan sedangkan Bonto tidak dilakukan penahanan" ucap Farid
Lanjut adapun pemukulan yang dilakukan Nampa dikarenakan kesal terhadap kelakuan Bonto. (RUD)
