independenpos, Makassar. Sebelumnya, anggota Komisi III dari Fraksi PDIP, Masinton Pasaribu mengusulkan pembubaran organisasi tersebut.
Sebab, kinerja BNN yang dianggap masih lemah mencegah narkoba masuk di Indonesia.
"Saya minta BNN dievaluasi, bubarkan. Kita akan melakukan revisi terhadap undang-undang narkotika. Dilebur saja (BNN), enggak perlu lagi, enggak ada progres,” tegas Masinto.
Diwawancara terpisah, Kepala BNNP Sulsel, Idris Kadir enggan berkomentar terlalu banyak terkait wacana pembubaran BNN.
“Maaf, itu terkait isu politik nasional pemerintah. Saya tidak pada posisi yang harus menanggapi,” ujarnya.
Terkait, Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika menegaskan penolakan akan wacana pembubaran BNN.
Menurut dia, BNN terus membangun sinergi dengan pihak kepolisian, khususnya Sat Narkoba.“Sinergi BNN dengan Satuan Narkoba selama ini giat operasional berjalan baik. Tetap komitmen bersama dalam memerangi narkoba,” akun Diari.
Ketua Komisi D DPRD Makassar, Abd Wahab Tahir turut menyatakan penolakan akan wacana pembubaran BNN tersebut.
“Kalau dia (BNN) dibubarkan, siapa lagi yang akan melakukan konsentrasi pencegahan sekaligus penindakan terhadap bandar-bandar besar (narkoba),” ujarnya.
Wahab menuturkan, kehadiran BNN ini masih sangat penting dipertahankan di seluruh daerah, termasuk di Makassar.
“Kalau kinerja (BNN) menurut kami bagus, masih sangat dibutuhkan. Tapi, karena ini kebijakan pemerintah pusat, kita hanya menerima saja,” tuturnya.
Tugas utama BNN yaitu memberantas pengedaran narkoba di Indonesia. Sehingga kinerjanya mesti terus dimaksimalkan.
Karena perannya yang dianggap penting untuk menangkal narkoba, pengamat politik danpemerintahan, Sukri menganggap pembubaran BNN bukan solusi.
Pernyataan tersebut juga sebagai tanggapan atas merebaknya wacana pembubaran BNN yang bersumber dari DPR.
“Pembubaran BNN menurut saya bukan merupakan solusi. Yang paling penting adalah, meningkatkan capaian kinerjanya,” ujar Sukri, Minggu (24/11/2019).
Perlu disadari, bahwa permasalahan narkoba merupakan gejala global yang tidak hanya terjadi di Indonesia, namun melibatkan aktor internasional.
Kehadiran BNN merupak wujud komitmen pemerintah untuk memberantas pengedaran narkoba.
Sebagai upaya penanganan maupun pencegahannya, kata Sukri, jangan terlalu berharap kepada BNN dan pemerintah. Perlu juga peran aktif masyarakat.
“Hanya memang sejauh ini masyarakat masih melihat bahwa BNN sudah eksis cukup lama dengan berbagai fasilitas yang melengkapinya,” katanya.
AMN.
AMN.
TANG:
Sorot
