independenpos, Makassar. Komunitas grab mengadakan pertemuan tiga Nara sumber membahas kesejahteraan,kesehatan ekonomi maupun tingkat keamanan serta SDM.11/11/19. Asriadi pimpinan menajemen driver grab di salah satu warkop descop bahwa untuk mensejahterakan mereka sekalian buat pahala dikala mana ada anggota grab kena tipu atau PHP oleh oknum masyrakat maka pihak menajer mentalangi atau digantikan uangnya sesuai nilai barang yang dibeli dan barang yang sudah dibelinya bisa diberikan kepada anak yatim atau keluarganya sendiri.
Dan kini pihak menajer memberikan ansuransi kepada driver grab yang lagi sakit, hanya dengan cara menggunakan aplikasi muka driver uang yang ia pakai untuk berobat digantikan oleh pihak menajer. "Disisi lain Bakhtiar menerangkan dalam era bisnis yang semakin maju dibutuh kan karya dan eksis para pedagang sehingga tercipta kualitas kuliner yang sangat di sukai warga Makassar.Dan adanya menu yang berkualitas pesanan dari masyrakat semakin banyak maka disitu pula peranan driver grab sangat dibutuhkan sebagai pengantar".
Ketua DPRD Nurhaldin komisi D menambah komentar sebagai narasumber sangat mendukung dengan adanya driver grab sangat membantu dikala itu istrinya lagi hamil, dan ia tak sempat untuk membelikan pesanan sang istri, dan untung dengan adanya Grab semua teratasi. Sedangkan permasalahan yang sering terjadi di lokasi driver grab dan para tukang parkir serta tempat ngumpul para grab yang tidak menentu, maka Nurhaldin ke tua DPRD memberikan fasilitas dengan memanfaatkan halte yang ada di ruas jalan yang ada di kota Makassar agar dimanfaatkan sebagai tempat nongkrong kata dia, Lanjut driver grab diminta untuk meningkatkan SDM dengan cara menciptakan budaya senyum saat berkomunikasi terhadap konsumen dan memakai bahasa Indonesia Teran Asriadi.
(RUD)
TANG:
Seremonial
